BUMI ASRI DENGA GO
GREEN DAN PGM-FI
(Studi Kesadaran penghijauan Melalui Kendaraan Bermotor yang Ramah
Lingkungan )
(Karya Tulis)
Oleh :
ASIH LESTARI
NISN 9967418511
SMA NEGERI 1 TUMIJAJAR
KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT
DINAS PENDIDIKAN
LAMPUNG
2012
ABSTRAK
Kemajuan transportasi kendaraan bermotor menjadikan kehidupan lebih
mudah dan menyenangkan, tapi dampak negatif
kemajuan itu sendiri tidaklah
sedikit. Kendaraan
bermotor menghasilkan polutan juga limbah sampingan, yaitu suara bising dan bau
tak sedap serta debu polusi yang menyebabkan kerusakan lingkungan dan pemborosan sumber daya
alam yang tidak dapat diperbaharui. Pencemaran udara
yang melampaui batas kewajaran akan menimbulkan dampak terhadap makhluk hidup
yang hidup di atas bumi. Sekarang polusi termasuk dalam salah satu masalah
besar, selain kemiskinan, kepadatan penduduk, dan kemacetan. Dan semua masalah
itu saling berhubungan dan akan menyebabkan polusi udara yang semakin parah.
Manusia ingin menjadikan lingkungan menjadi bersih dan bebas polusi, tetapi
manusia juga yang membuat polusi dan membuat lingkungan menjadi kotor.
Peneliti tertarik untuk meneliti
bagaimana tumbuhan dapat mereduksi polutan akibat eksitensi kendaraan dan
mengetahui bagaimana tingkat kesadaran masyarakat terhadap penghijauan bumi
dalam upaya meminimalisir kerusakan lingkungan akibat
kendaraan yang tidak ramah lingkungan, serta upaya apa saja yang telah
dilakukan oleh pihak dealer khususnya dealer Honda dalam upaya menciptakan
teknologi yang ramah lingkungan dan program Penghijauan( Go Green ).
Berdasarkan hasil kajian pustaka
diperoleh kesimpulan bahwa tumbuhan dapat mereduksi polutan melalui permukaan
daun dengan proses jerapan dan serapan untuk menyerap
debu, pohon yang cukup rapat dan tinggi
dengan mengabsorpsi gelombang suara untuk mengurangi kebisingan, dan tanaman
yang mengeluarkan bau harum untuk menetralisir bau kendaraan. Berdasarkan angket diperoleh data bahwa masyarakat
Dayamurni masih sangat rendah akan kesadaraannya dalam melakukan penghijauan
dan masyarakat kurang memahami dengan adanya kendaraan bermotor yang ramah
lingkungan dan berdasarkan hasil observasi diperoleh informasi bahwa motor
Honda adalah sepeda motor yang ramah lingkungan. Hal ini ditinjau dari
penggunaan Teknologi Injeksi Honda PGM-FI (Program Fuel Injectoin ) melalui perpaduan antara kecerdasan sensor O2
dan catalytic converter dapat
mengendalikan kadar gas buang yang mampu menekan emisi hingga 90%, sesuai
dengan standar regulasi EURO 3 sehingga menjaga udara
tetap bersih, lebih irit
bahan bakar, lebih bertenaga dan lebih mudah perawatan.
Key word : Tumbuhan, Penghijaun (Go
Green), Teknologi Ramah Lingkungan (PGM-FI)
DAFTAR ISI
Halaman
|
ABSTRAK..........................................................................................................
i
LEMBAR
PENGESAHAN................................................................................. ii
PERSEMBAHAN
............................................................................................. iii
SANWACANA
................................................................................................ iv
MOTTO
............................................................................................................ v
DAFTAR
ISI ................................................................................................... vi
I.PENDAHULUAN..........................................................................................1
1.1 LatarBelakang................................................................................................. 1
1.2 RumusanMasalah............................................................................................ 2
1.3 TujuanPemelitian............................................................................................ 3
1.4 KegunaanPenelitian........................................................................................ 3
1.5 BatasanPenelitian............................................................................................ 3
II.LANDASAN
TEORI................................................................... ...........4
2.1 Definisi Penghijauan...................................................................................... 4
2.2 Definisi Teknologi Ramah Lingkungan......................................................... 4
2.3 Peran
dan Fungsi Tumbuhan Dalam Meminimalisir Kerusakan Lingkungan
Akibat Kendaraan yang Tidak Ramah Lingkungan........................................ 5
III.METODOLOGI PENELITIAN............................................................... 7
3.1 Waktu dan Tempat Penelitian ....................................................................... 7
3.2 Populasi dan Sempel Penelitian
.................................................................... 7
3.3 MetodePenelitian........................................................................................... 7
3.4 Instrumen Penelitian...................................................................................... 7
3.5 TehnikPengumpulan
data............................................................................... 8
IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHSAN............................................9
4.1 HasilPenelitian............................................................................................... 9
4.2 Pembahasan.................................................................................................... 12
V. PENUTUP................................................................................................... 14
5.1 Kesimpulan..................................................................................................... 14
5.2 Saran............................................................................................................... 15
DAFTAR
PUSTAKA
PLAMPIRAN
I. PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Penggunaan transportasi
akan terus mengalami peningkatan seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dan
kecenderungan untuk memenuhikebutuhan hidup. Hal ini dikarenakan tidak semua
fasilitas yang dibutuhkan masyarakat berada pada satu tempat. Transportasi darat merupakan jenis
transportasi yang paling banyak digunakan oleh masyarakat baik di perkotaan
maupun pedesaan. Salah satu contoh alat transportasi darat yang paling banyak
kita jumpai saat ini yaitu sepeda motor. Sepeda motor merupakanalat transportasi
roda dua yang efisien, efektif, danekonomis serta terjangkau oleh sebagian
besar masyarakat Indonesia. Berbagai
inovasi dihadirkan untuk memberikan kenyamanan, keamanan, hingga menciptakan berbagai macam
desain kendaraan yang lebih modern dan berkualitas.Karena alasan itu, sehingga kendaraan
sepeda motor semakin hari semakin meningkat jumlah permintaan dari penggunanya.
Aktivitas kendaraan bermotor tidak selamanya
membawa dampak positif melainkan juga membawa dampak negative,salah satunya yaitu dampak terhadap
lingkungan .Seiring dengan
laju pertumbuhan kendaraan bermotormaka konsumsi bahan
bakar juga mengalami peningkatan dan berujung pada bertambahnya jumlah polutan
yang dilepaskan ke udara.Kendaraan bermotor selain menghasilkan polutan juga
limbah sampingan, yaitu suara bising dan bau tak sedap serta debu. Di Indonesia
kurang lebih 70 % pencemaran udara disebabkan oleh emisi kendaraan bermotor (Zoer’aini .1994). Kendaraan bermotor mengeluarkan zat-zat
berbahaya yang memiliki dampak negatif baik terhadap kesehatan manusia maupun
terhadap lingkungan.
Di Kelurahan Dayamurni,Kecamatan Tumijajar, Tulang
Bawang Barat, Fakta semakin menunjukkan bahwa pengguna sepeda motor terus mengalami
peningkatan. Sehingga Desa
Dayamurni menjadi salah satu penyumbang penyebab kerusakan lingkungan. Pencemaran
udara yang melampaui batas kewajaran akan menimbulkan dampak terhadap makhluk
hidup yang hidup di atas bumi.
Sekarang polusi termasuk dalam salah satu masalah besar, selain kemiskinan,
kepadatan penduduk, dan kemacetan. Dan semua masalah itu saling berhubungan dan
akan menyebabkan polusi udara yang semakin parah. Manusia ingin menjadikanlingkungan menjadi
bersih dan bebas polusi, tetapi
manusia juga yang membuat polusi dan membuat lingkungan menjadi kotor.
Berdasarkan
latarbelakang di atas, maka peneliti tertarik untuk meneliti bagaimana tumbuhan dapat mereduksi polutan akibat eksitensi kendaraandan mengetahui bagaimana tingkat kesadaran masyarakat terhadap penghijauan bumi
dalam upaya meminimalisir kerusakan lingkungan akibat kendaraan yang tidak ramah lingkungan, sertaupayaapasaja yang telahdilakukanolehpihak
dealer khususnya dealer Honda dalam upaya menciptakan teknologi yang
ramah lingkungan dan program Penghijauan(
Go Green ).
1.2
Rumusan Masalah
Rumusan masalah dalam penelitian ini
adalah:
1. Bagaimana
tumbuhan dapat mereduksi polutan akibat eksitensi kendaraan?
2.
Bagaimana tingkat kesadaran
masyarakat terhadap penghijauan bumi dalam upaya meminimalisir kerusakan lingkungan akibat kendaraan yang tidak ramah lingkungan ?
3.
Bagaimanakah peranan pihak dealer motor
khususnya dealer motor Honda dalam upaya menciptakan
kendaraan yang ramah lingkungan dengan
mendukung penghijauan bumi?
1.3
Tujuan Penelitian
Penelitianinidilakukanpenulisdengantujuan:
1.
Mendeskripsikan bagaimana tumbuhan dapat mereduksi polutan akibat eksitensi kendaraan.
2.
Mengetahui tingkat kesadaran
masyarakat terhadap penghijauan bumi dalam upaya meminimalisir kerusakan lingkungan akibat kendaraan yang tidak ramah lingkungan .
3.
Mengetahui bagaimanakah peranan pihak dealer motor khususnya dealer motor
Honda dalam
upaya menciptakan kendaraan yang ramah lingkungan dengan memperhatikan penghijauan bumi
1.4
KegunaanPenelitian
Dari hasilpenelitianini,diharapkanmampu memberikaninformasilebihlanjutmengenai sepeda motor yang
ramah lingkungan, agar masyarakat dapat lebih memahami permasalahan mengenai Penghijauan(
Go Green) dan mendorong
bagi perusahaan motor untuk membuat teknologi baru yang lebih ramah lingkungan.
1.5 BatasanPenelitian
Batasanpenelitianiniadalah:
1.
Penelitianinidibatasipadamasyarakat Kelurahan Dayamurni yang merupakanpenggunasepeda motor
terbanyak di KecamatanTumijajar,KabupatenTulangBawang Barat.
2.
Dealer motor
Honda sebagaisalahsatu dealer motor terbesar di Dayamurni yang
sangatpedulidengan penghijauan bumi dan kondisisepeda motor pelanggannya.
3.
Permasalahan penghijauan dengan
teknologi ramah lingkungan yang dibahasdalam karya tulis inidibatasi pada masalahPenghijauan(
Go Green ) dalam programsayangi bumi.
II.LANDASAN
TEORI
2.1 Definisi Go Green (Penghijauan)
MenurutOdum, (1996) definisi penghijauan adalah, Penghijauan diartikan sebagai
satu kegiatan penting yang harus dilaksanakanmsecara konseptual dalam
menangani krisis lingkungan. Fakta menunjukkan bahwabanyak bangunan dibangun
pada lahan pertanian dan lahan terbuka
hijau. Padahal tumbuhan (yang berhijau daun)
dalam ekosistem, berperansebagai produsen pertamayang mengubah energi surya
menjadi energi potensial untuk makhluk lainnya, danmengubah CO2 menjadi O2 dalam proses fotosintesis
Penghijauan
merupakan kegiatan penting yang palingharus dilaksanakan secara konseptual dalam
menangani krisis lingkungan Gerakan penghijauan merupakan sarana yang paling berdaya untuk mencegah
polusi udara, karena tumbuhan dapat menghirup karbon dioksida yang dihasilkan
oleh manusia,pabrik dan kendaraan.Dengan adanya penerapan penghijauan lingkungan di Indonesia diharapkan bisa
menjadi salah satu alternatif dalam menata dan memelihara kelestarian
lingkungan hidup di wilayah Indonesia.
2.2
Definisi Teknologi Ramah Lingkungan
Keputusan MenteriLingkungan Hidup Nomor 04 Tahun 2009 tentang ”Ambang batas emisi gas buang
kendaraan bermotor tipe buru. Keputusan yang ditandatangani 25 Maret 2009 merupakan tindak lanjut Peraturan
Pemerintah Nomor 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara. Dikatakan bahwa semua kendaraan bermotor tipe baru yang
diproduksi di Indonesiaharus memenuhi standar emisi kendaraan dan harus
menciptakan kendaraan yang ramah lingkungan.
Menurut Cradle (dalam islamwiki.blogspot.com) definisi teknologi
ramah lingkungan (teknologi hijau)adalah’Teknologi yang
hemat sumber daya lingkungannya (meliputi bahan baku material,energi,&ruang)
& karena itu juga ,teknologi ini sedikit mengeluarkan limbah
(baikpadat,cair,gas,kebisingan,maupun radiasi) & rendah resiko menimbulkan
bencana. Dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat
dengan cara yang dapat terus menerus ke masa depan tanpa merusak atau
menghabiskan sumber daya alam.Memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengkompromikan kemampuan
generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri”.
Kehadiran
teknologi ramah lingkungan adalah solusi bagi kehidupan berkesinambungan yang
dapat dipertanggungjawabkan,
Penggunaan teknologi ramah
lingkungan merupakan suatu cara yang efesien untuk mengurangi biaya
produksi selain itu juga dapat
mengurangi polutan yang berlebihan.Banyak sekali keuntungan memakai kendaraan yang ramah lingkungan yaitu
hemat bahan bakar jadi dapat menghemat minyak bumi, ramah
lingkungan, dan membuat kita untuk belajar hidup sehat dengan menggunakannya
2.3 Peran dan Fungsi Tumbuhan Dalam Upaya Meminimalisir Kerusakan Lingkungan Akibat Kendaraan yang Tidak
Ramah Lingkungan
Dahlan dan Endes
1992. Kemampuan Tanaman
Menyerap Debu adalah.” Daun yang berbulu dan berlekuk seperti halnya daun Bunga Matahari dan
Kersen mempunyai kemampuan yang tinggi dalam menjerap partikel dari pada daun
yang mempunyai permukaan yang halus. Manfaat dari adanya penghijauan adalah menjadikan udara yang lebih bersih dan sehat,
jika dibandingkan dengan kondisi udara pada kondisi tanpa adanya
penghijauan”.
Dengan adanya penghijauan partikel padat yang
tersuspensi pada lapisan biosfer bumi akan dapat dibersihkan oleh tajuk pohon
melalui proses jerapan dan serapan. Dengan adanya mekanisme ini jumlah debu
yang melayang-layang di udara akan menurun. Partikel yang melayang-layang di
permukaan bumi sebagian akan terjerap (menempel) pada
permukaan daun, khususnya daun yang berbulu dan yang mempunyai permukaan yang
kasar dan sebagian lagi terserap masuk ke dalam ruang stomata daun. Melalui Penghijauan dapatmenurunkan kadar debu sebesar 46,13% di siang hari
pada permulaan musim
Hujan
Grey dan Deneke .1978(dalam bhumicara.wordpress.com) .”Pohon
dapat meredam suara dengan cara mengabsorpsi gelombang suara oleh daun, cabang
dan ranting. Jenis tumbuhan yang paling efektif untuk meredam suara ialah yang
mempunyai tajuk yang tebal dengan daun yang rindang”.Dengan menanam berbagai jenis tanaman
dengan berbagai strata yang cukup rapat dan tinggi akan dapat mengurangi
kebisingan sampai 95%, khususnya dari kebisingan yang bersumber dari kendaraanbermotor.
Tanaman dapat
digunakan untuk mengurangi bau. Tanaman
dapat menyerap bau secara langsung, atau tanaman akan menahan gerakan angin
yang bergerak dari sumber bau. Akan lebih baik lagi hasilnya, jika tanaman yang
ditanam dapat mengeluarkan bau harum sehingga dapat menetralisir bau dari bahan
bakar yang dihasilkan kendaraan.
Goldmisth dan
Hexter, 1996 mengatakan.(dalam bhumicara.wordpress.com)“Kendaraan bermotor merupakan sumber utama timbal yang mencemari
udara diperkirakan sekitar 60-70% dari
partikel timbal(Pb) di udara berasal dari kendaraan
bermotor” .Tanaman dapat
meresidu Pb yang terkandung dalam polusi udara yang berasal dari kendaraan
bermotor. Dengan bahan bakar
yang tak ramah lingkungan, dikhawatirkan akan menurunkan kualitas sumberdaya
manusia, karena banyak mengandung Pb
yang dapat berakibat menurunkan tingkat kecerdasan anak-anak.
III. METODOLOGI PENELITIAN
3.1 Waktu dan Tempat Penelitian
Penelitian ini dilakukan pada tanggal 29 Mei-08 Juni 2010di Desa Dayamurni,
Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat.
3.2 Populasi dan Sampel Penelitian
Populasi dari penelitian ini
adalah masyarakat Desa Dayamurni yang memiliki kendaraan sepeda motor. Adapun
sampel dari penelitian ini adalah sebagian masyarakat Desa Dayamurni termasuk
para pelajar SMAN 1 TUMIJAJAR yang beralokasi di Desa Dayamurni yang mengendarai
sepeda motor yang diambil secara acak (random sampling).
3.3 Metode Penelitian
Metode yang digunakan dalam karya tulis ini adalah metode
deskriptif (memaparkan). Metode ini dipilih karena peneliti hanya
menuliskan kembali apa yang ditanyakan oleh peneliti kepada responden tanpa
mengurangi atau mengubah hal yang telah disampaikan.
3.4 InstrumenPenelitian
Responden atau
sumber data dalam penelitian ini adalah petugas marketing Honda di showroomdealer Honda “Prima
Jaya Motor” kecamatan Tumijajar Tahun 2012. Alat yang digunakan adalah daftar wawancara berupa daftar pertanyaan yang sistematis berkaitan
dengan teknologi PGM-FI yang ramah lingkungan.
3.5
Teknik Pengumpulan
Data
Karya tulis ini menggunakan teknik pengumpulan
data sebagai berikut :
1.
Angket
Ini merupakan suatu
teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dengan mendapat suara langsung
dari responden. Angket dibagikan kepada 30 anggota masyarakat, 10 dewan guru,
dan 10 pelajar, yang diharuskan untuk mengisi seluruh pertanyaan dengan jujur
sesuai dengan yang masyarakat pahami.
Untuk
menentukan persentasi keterkaitannya digunakan rumus :

2.
Observasi
Ini merupakan
teknik dimana peneliti melihat secara langsung aktivitas masyarakat yang
menggunakan sepeda motor khususnya masyarakat di Desa Dayamurni.
3.
Wawancara
Wawancara dilakukan dengan salah satu pihak dealer yaitu
Dealer Honda “Prima Jaya Motor” di Kelurahan Dayamurni, Kecamatan Tumijajar,
guna mendapat informasi selengkap-lengkapnya mengenai mengenai pengeluaran emisi.,ciri-ciri kendaraan sepeda motor yang ramah lingkungan, dan penanggulangan pencemaran
udara akibat emisi gas buang bahan bakar kendaraan bermotor.
4.
Dokumentasi
Teknik ini merupakan teknik
yang digunakan untuk memperoleh bukti-bukti atau gambaran-gambaran penting yang
berhubungan dengan karya tulis.
IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.1
Hasil Penelitian
Berdasarkan hasil angket yang disebar kepada 30
anggota masyarakat, 10 dewan guru, dan 10 pelajar, diperoleh data bahwa
Sebanyak 40% masyarakat Dayamurni sudah
memiliki
kendaraan bermotor yang ramahlingkungan,56% tidakmemiliki kendaraan
bermotor yang ramah lingkungan dan 4% masyarakat Dayamurni enggan
untuk memiliki kendaraan yang ramah lingkungan. Masyarakat Dayamurni yang tidak memiliki kendaraan bermotor yang ramah
lingkungan adalah rata– rata masyarakat yang tidak peduli akan masalah
kerusakan lingkungan .
34%masyarakat Dayamurni sudah menggunakan kendaraan bermotor yang lebih irit bahan bakar, 60% masyarakat belum menggunakan
kendaraan yang irit bahan bakar dan 6% masyarakat enggan menggunakan kendaraan yang irit bahan bakar. Masyarakat yang belum menggunakan
kendaraan bermotor yang irit bahan bakar rata – rata masyarakat yang tidak
perduli akan sumber daya alam yang akan habis.
38% masyarakat
Dayamurni sudahmelakukan pemeriksaan kendaraan bermotor untuk mencegah proses pengeluaran
(emisi) yang berlebihan, 36% masyarakat kadang-kadang
melakukan pemeriksaan kendaraan bermotor dan 26% masyarakat yang belum melakukan
pemeriksaan kendaraan bermotor. Masyarakat yang belum
melakukan pemeriksaan kendaraan bermotor rata
–rata masyarakat yang tidak perduli akankondisi kendaran yang digunakan.
38% masyarakat Dayamurni sudahmenanam pohon dalam upaya meminimalisir polusi udara akibat kendaraan
bermotor, 54% masyarakat belum menanam pohon dan 8% masyarakat kadang-kadang menanam pohon. Masyarakat
yang belum menanam pohon dalam upaya meminimalisir polusi udara akibat
kendaraan bermotorrata – rata masyaraat yang tidak perduli akan udara yang
bersih.
Adapun masyarakat Dayamurni yang sudah membantu mensosialisasikan program
pemerintah dalam penghijauan melalui
kendaraan bermotor yang ramah lingkungan sebanyak 18% dan 12 % masyarakat kadang-kadang
mensosialisasikan program pemerintah, serta sebanyak 70%
masyarakat belum membantu
mensosialisasikan program pemerintah. Masyarakat yang
belum membantu mensosialisasikan program pemerintah rata – rata masyarakat yang tidak peduli dengan etika
lingkungan hidup.
Dari penelitian di atas dapat disimpulkan
bahwa kesadaran penghijauan melalui kendaraan yang ramah lingkungan di kalangan Masyarakat Dayamurni masih sangat
rendah.
Hasil wawancara kepada pihak
dealer Honda “Prima Jaya Motor” bahwa motor Honda dikatakan sebagai motor yang
ramah lingkungan dengan memperhatikan penghijauan
bumi karenamotor Honda sudah menggunakanTeknologi
Injeksi Honda PGM-FI (Program Fuel Injectin).Perpaduan
antara kecerdasan sensor O2 dan catalytic converter dalam
teknologi PGM-FI untuk mengendalikan kadargas buang yang mampu menekan emisi
hingga 90%, sesuai dengan standar regulasi EURO 3sehingga menjaga
udara tetap bersih.Teknologi
PGM-FI telah hadir pada varianSupra X
125 Helm in PGM-FI,Honda
Supra X 125 Helm-in PGM-FI,Honda Vario Techno 125
PGM-FIdanSpacy Helm in PGM-FI.Semua masyarakat bisa turut berpartisipasi menciptakan Indonesia yang lebih hijaubersama
Honda PGM-FI.
Teknologi Honda PGM-FI menjadikan
motor lebih irit bahan bakar karena
didalam mesinnya terdapat sistem injeksi yang berperan sebagai komponen sensor yang mengirimkan
sinyal informasi ke pusat kontrol mesin ECM
(Engine Control Module), kemudian memberikan sinyal perintah ke komponen
keluaran didalam mesin untuk menghasilkan tenaga optimal secara efisien dengan
emisi yang ramah lingkungan. Pengendalian komposisi optimal antara pasokan
bahan bakar dan oksigen akan
menghasilkan pembakaran yang lebih efisien hingga 17% sehingga lebih irit bahan
bakar.
Teknologi PGM-FI sudah diterapkan di dunia balap dan kejuaraan MotoGP
sehingga PGM-FI yang diproduksi oleh Honda
untuk masyarakat juga memberikan performa maksimal dan tarikan
sangat responsif secara optimal, laju akselerasi pun terbaik di kelasnya.
Penyempurnaan teknologi PGM-FI menjadikan motor lebih kuat, lebih bertenaga dan
stabil. Ucapkan selamat tinggal untuk teknologi Karbo dan selamat datang
teknologi PGM-FI untuk kehidupan masa depan bersama
Merawat
motor merupakan hal yang utama, Honda
PGM-FI menerapkan fitur indikator yang disebut dengan MIL (Malfuntion Indicator Lamp)
yang mampu mengindentifikasi gangguan dini yang terjadi
pada mesin motor secara cepat dan tepat dapat diatasi sebagai langkah antisipasi
meluasnya areal gangguan ataupun kerusakan sehingga perawatan
motormenjadi lebih efektif dan efesien. Perawatan
menjadi lebih baikapabila pengguna secara teratur membawa sepeda motornya ke bengkel Hondasesuai buku petunjuk penggunaan motor injeksi Honda PGM-FIdan memakai suku cadang asli Honda.
AHM saat ini
sudah melakukan beberapa hal berkaitan dengan masalah lingkungan, diantaranya
adalah Green Product, Green Process, dan
Green Employee. Green Product adalah upaya AHM untuk menghasilkanproduk-produk
yang ramah lingkungan, seperti tidak menggunakan bahan abestos lagi dan
menghasilkan produk-produk dengan emisi yang sudah memenuhi standar Euro 3. Green Process, yaitu AHM melakukan
proses produksi dengan cara yang benar dan ramah lingkungan, seperti pada
proses pengecatan dengan sistem CED yang berbahan dasar air. Sedangkan Green Employee, yaitu menciptakan karyawan
yang berwawasan lingkungan.
AHM menciptakan sebuah terobosan dan revolusi baru yang
diterapkan oleh Honda dalam
menciptkan teknologi tepat guna, memberikan manfaat bagi kehidupan semua
manusia serta alam lingkungan di sekitarnya merupakan sebuah langkah positif
dalam upaya penghematan sumber daya terutama bahan bakar minyak. Teknologi PGM-FI Honda ini membuat kehidupan
berkendara khususnya sepeda motor
akan semakin lebih bermakna dengan sistem suplai bahan bakar yang dikendalikan
secara elektronik untuk mencapai target penggunaan yang optimal.
4.2
Pembahasan
Udara alami yang
bersih sering dikotori oleh emisi
kendaraan ,bau tak sedap serta debu baik yang dihasilkan oleh kegiatan
alami maupun kegiatan manusia. Hal
tersebut dapat diatasi dengan memperbanyak menanam tumbuhan karena tumbuhan
dapat mereduksi beberapa polutan. Pada permukaan daunyang berbulu, berlekuk dan memiliki
permukaan yang kasar dapatmenurunkan kadar
debu.Tumbuhanyang
cukup rapat dan tinggi akan dapat mengurangi kebisingan sehingga paling
efektif untuk meredam suara
kendaraan.Tanaman yang mengeluarkan bau harum dapat menetralisir bau kendaraan dan tanaman akan menahan gerakan angin yang
bergerak dari sumber bau. Tanaman
dapat meresidu Pb yang terkandung dalam polusi udara yang berasal dari
kendaraan bermotor.Dengan menurunnya
kandungan Pbdalam udara sehingga dapat meningkatkan kecerdasan anak-anak.
Penghijauan
harus bersama-sama dilakukan demi
mengurangi kerusakan udara dan
menciptakan lingkungan yang asri. Penghijauan lingkungan pasti dapat memberikan
kontribusi besar dalam penyelamatan bumi yang sedang mengalami kerusakan parah
akibat polutan. Melaluipenghijauan, polutan pada
lapisan biosfer bumi akan dapat dibersihkan oleh tumbuhan melalui proses jerapan dan
serapan. Sehingga dampak
negatif dari kendaraan
bermotor yaitu
polutan , suara bising dan bau tak sedap serta debu dapat diminimalisir oleh tumbuhan
Lingkungan
yang asri dan penurunan tingkat kerusakan udara memang tidak dapat dirubah
dalam waktu yang singkat. Tapi dengan adanya kendaraan ramah lingkungan seperti
sepeda motor Honda, maka peningkatan suhu bumi dan bahayadari global polutan dapat membantu kita semua dalam gerakan penyelamatan lingkungan. Dengan
menggunakan motor Honda yang ramah lingkungan, berarti masyarakat ikut berperan
langsung dalam penyelamatan lingkungan, penghematan
energi dan penghijauan bumi.
Berdasarkan angket kesadaran penghijauan melalui kendaraan yang
ramah lingkungan di kalangan masyarakat Dayamurni diperoleh data bahwa masyarakat Dayamurni masih sangat rendah
kesadaraannya akan penghijauan dan kurang memahami dengan kendaraan yang ramah
lingkumgan.
Sesuai dengan data mengenai motor Honda yang
ramah lingkungan dapat diketahui bahwa motor Honda berperan
besar dalam menyelamatkan lingkungan . AHM menghasilkan produk ramah lingkungan dengan teknologi PGM-FI dalam mengendalikan kadar gas buang yang mampu
menekan emisi hingga 90%,lebih irit bahan bakar,lebih bertenaga dan mudah perawatannya.
Sayangnya
perangkat pengujian, regulasi yang terbatasdan hukum yang lemah di Indonesia
membuat masih banyak beredar sepeda motor yang tidak ramah lingkungan dengan
asap polusi yang sangat menganggu seperti di jalan raya. Selain itu, masih ada
pula masyarakat yang cenderung memilih sepeda motor berdasarkan harga tanpa
mempertimbangkan aspek ramah lingkungan yang seharusnya menjadi perhatian
utama.
V. KESIMPULAN
DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan penelitian di atas, dapat
ditarik kesimpulan bahwa:
1. Tumbuhan dapat mereduksi polutan melalui beberapa
cara antara lain: melalui permukaan
daun dapatmenurunkan kadar debu dengan proses jerapan(menempel) pada permukaan daun dan
serapan yang masuk pada stomata daun
sehingga jumlah polutan yang melayang-layang di udara akan menurun, pohonyang
cukup rapat dan tinggi akan dapatmengabsorpsi gelombang suara oleh daun, cabang
dan rantingsehingga mengurangi
kebisingan dan tanaman yang
mengeluarkan bau harum juga dapat
menetralisir dari bau kendaraan.
2. Berdasarkan angket
kesadaran
penghijauan melalui kendaraan bermotor yang ramah lingkungan di kalangan
Masyarakat Dayamurni diperoleh data bahwa masyarakat Dayamurni masih sangat rendah akan kesadaraannya
dalam melakukan penghijauan dan masyarakat kurang memahami dengan adanya kendaraan
bermotor yang ramah lingkungan.
3. Motor Honda adalah sepeda motor yang ramah lingkungan.
Hal ini ditinjau dari penggunaan Teknologi Injeksi Honda PGM-FI
(Program Fuel Injectoin)melalui perpaduan antara kecerdasan sensor O2 dan catalytic
converterdapat mengendalikan kadargas
buang yang mampu menekan emisi hingga 90%, sesuai dengan standar regulasi EURO
3sehingga menjaga udara tetap bersih,lebih irit bahan bakar,lebih
bertenaga dan lebih mudah perawatan
5.2 Saran
Adapun saran yang bisa diberikan dalam
penelitian ini adalah:
1.
Pemerintah
seharusnya lebih mendukung usaha penghijauan bumi denganmensosialisasikan pemakaian kendaraan ramah lingkungan dan menyediakan
bahan bakar yang ramah lingkungan
2.
Kepada PT AHM agar lebih mengembangkan teknologi
ramah lingkungan seperti mengembangkan teknologi untuk menggunakan bahan bakar
Bio-Premium yang berasal dari bahan nabati yang merupakan terobosan terbaru untuk pemanfaatan
bahan bakar bebas timbal.
3.
Masyarakat
harus mempertimbangkan aspek ramah lingkungan ketika memilih sepeda motor.
Dalam hal ini, motor Honda yang ramah lingkungan perlu lebih disosialisasikan
lagi agar masyarakat mengetahui manfaat-manfaat penggunaan motor Honda untuk
lingkungan dan kesehatan.
DAFTAR PUSTAKA
Dahlan
dan Endes 1992. Potensi Kampus
Universitas Sumatera Utara Sebagai Salah Satu Hutan Kota di Kota Medan.
Fakultas Pertanian Program Studi Budiday Hutan. UniversitasSumatera Utara.
Teknologi makanan legume
http://bhumicara.wordpress.com/2008/05/23/tanaman-dan-pencemaran-udara.(diaksespada
kamis
24 mei 2012)
http://isearch.babylon.com/?q=definisi+teknollogi+hijau++menurut+para+ahli&s=web&as=0&babsrc=H(diakses
saptu 5 mei 2012)
http://islamwiki.blogspot.com/2011/02/teknologi-ramah-lingkungan.html.(
diaksespada kamis 14
mei 2012)
http:/lppmataram..wordpress.com/2013/03/25/peraturan-lingkungan-hidup-tahun-2009 ( diakses pada
minggu 2012)
PT
Astra Honda Motor.2012.Info Honda Kita.Jakarta(diakses
pada jumat 1 juni 2012)
Kusumaatmadja,
Sarwono. 1996. Upaya Penyamaan Persepsi,
Kesadaran dan PentaatanTerhadap Pemecahan Masalah Lingkungan hidup.
Jakarta.
Teknologi-RamahLingkungaIslamWikihttp://islamwiki.blogspot.com/2011/02/teknologi-ramah-lingkungan.html#ixzz1uCVh8oA8.(diakses pada
saptu 28 april 2012)
Zoer’aini.1987.Sekilas Perkembangan Alih Teknologi di Indonesia. Jakarta..(diakses pada saptu
28 april 2012)
ANGKET KESADARAN
PENGHIJAUAN DENGAN KENDARAAN
BERMOTOR BAGI MASYARAKAT DAYAMURNI
Nama :
Pekerjaan :
Umur :
Isilah dengan cara memberi tanda X pada setiap jawaban
yang sesuai dengan kebiasaan Anda!
1. Apakah Anda sudah memiliki kendaraan
bermotor yang ramah lingkungan ?
a. Ya
b. Tidak
c. Enggan memiliki kendaraan yang
ramah lingkungan
2.
Apakah Anda sudah menggunakan kendaraan bermotor yang lebih irit bahan bakar ?
a. Sudah
b. Belum
c. Enggan memiliki kendaraan yang
irit bahan bakar
3. Apakah Anda sering melakukan pemeriksaan
kendaraan bermotor untuk mencegah proses pengeluaran (emisi) yang berlebihan ?
a. Rutin
b. kadang – kadang
c. tidak pernah
4.
Apakah Anda sudah menanam pohon dalam upaya meminimalisir
polusi udara akibat kendaraan bermotor ?
a. Sudah
b. Belum
c. Kadang-kadang
5.
Apakah
Anda sudah membantu mensosialisasikan program pemerintah dalam penghijauan melalui kendaraan bermotor yang
ramah lingkungan?
a. Sudah
b. Kadang-kadang
c. Belum

Tabel Perhitungan Angket
No.
|
Pertanyaan
|
Jumlah siswa
|
Total
|
Persentase
|
1.
|
Memiliki kendaraan ramah lingkungan
Tidak memiliki kendaraan yang ramah
lingkungan
Enggan memiliki kendaraan yang ramah
lingkungan
|
18
27
5
|
50
|
36%
54%
10%
|
2.
|
Menggunakan kendaraan yang irit bahan bakar
Tidak menggunakan kendaraan yang irit bahan bakar
Enggan memiliki kendaraan yang irit bahan bakar
|
17
30
3
|
50
|
34%
60%
6%
|
3.
|
Rutin melakukan pemeriksaan kendaraan
Kadang-kadang melakukan pemeriksaan kendaraan
Tidak pernah melakukan pemeriksaan kendaraan
|
19
18
13
|
50
|
38%
36%
26%
|
4.
|
Sering menanam pohon
Belum menanam pohon
Kadang-kadang menanam pohon
|
19
27
4
|
50
|
38%
54%
8%
|
5.
|
Mensosialisasikan program pemerintah
Kadang-kadang
Belum mensosialisasikan program pemerintah
|
9
6
35
|
50
|
18%
12%
70%
|
Pertanyaan Yang Diajukan Kepihak Dealer Honda
1. Apakah
peran Honda dalam menghijaukan lingkungan di era eksitensi kendaraan bermotor
?
Jawab : Peran Honda dalam menghijaukan
lingkungan adalah dengan mengeluarkan produk yang paling ramah lingkungan dan
yang pasti Honda lebih irit bahan bakar.
2. Teknologi
ramah lingkungan apa saja yang telah di gunakan oleh Honda?
Jawab : Teknologi ESP (Enhad Smart
Power) pada Vario 125, teknologi PGM-FI (Program Full Injeksi), mesin yang
dipasang pada knalpot agar gas buang yang dihasilkan oleh kendaraan lebih aman
dan masih banyak lagi.
3. Bagaimana
dengan teknologi yang digunakan oleh Honda itu sendiri?
Jawab : Teknologi yang digunakan Honda
dari tahun ke tahun mengalami perubahan agar gas CO yang dikeluarkan oleh
kendaraan produk Honda semakin kecil.
4. Apakah
peran aktif Honda dalam menghijaukan lingkungan di Tulang Bawang Barat?
Jawab : Peran aktif Honda 60% dari
1.000 pohon. Honda telah melakukan penghijaun di Tulang Bawang Tengah, Tulanng
Bawang Udik, dll.
5. Apa
saja kelebihan dari teknologi PGM-FI?
Jawab : Sederhana, perawatan lebih
mudah, irit, dan lebih mudah mennghidupkan motor yang sudah lama.
6. Merek
motor apa saja yang telah menggunakan teknologi ramah lingkungan?
Jawab : Revo, Spacy, Supra X, CS 1,
Tiger, dan CBR.
Tanda Tangan
|
|